Sekjen DPP PDIP Angkat Bicara Soal Amien Rais

Sekjen DPP PDIP Angkat Bicara Soal Amien Rais
Amien Rais saat mengumumkan nama partai baru Partai Ummat yang diunggah pada halaman youtube Amien Rais Official, 1 Oktober 2020. Dok Youtube Amien Rais Official
Sekjen DPP PDIP Angkat Bicara Soal Amien Rais

Amien Rais merupakan calon presiden yang akan diajukan oleh PAN (Partai Amanat Nasional) di Pemilihan Presiden 2019 yang akan datang.

Amien Rais sempat memberikan tantangan kepada Jokowi untuk bersaing secara gentle di pemilihan presiden 2019 mendatang.

Tantangan tersebut mengundang respon dari pendukung Jokowi. Salah satunya tanggapan dari Sekretaris Jendral PSI (Partai Solidaritas Indonesia), Raja Juli Antoni, yang mengatakan bahwa tantangan Amien Rais tidak relevan.

Karena Amien Rais menantang Jokowi untuk bertindak gentlemen. Sedangkan Jokowi merupakan sosok yang pasti mengerti dan sangat memahami, serta mempraktikan demokrasi.

Hal tersebut pasti membuat Jokowi akan berkompetisi secara demokratis. Hasto Kristiyanto, selaku Sekretaris Jendral DPP PDIP juga memberikan tanggapan terkait pencalonan Amien Rais sebagai calon presiden.

Hasto Kristiyanto sendiri tidak mempermasalahkan soal calon yang diajukan PAN. Ia mengatakan bahwa siapapun berhak maju asalkan memenuhi syarat.

Ia juga menegaskan jika penentuan ada di tangan rakyat. “Siapa pun yang akan maju sebagai calon presiden,

Sesuai dengan konstitusi, mendapat dukungan partai politik atau gabungan partai politik, yang mendapat dukungan kursi sekurang-kurang 20 persen,” ujar Hasto Kristitanto, ketika ditemui di Stasiun Pasar Senen,

Jakarta Pusat, pada Hari Selasa tanggal 12 Juni 2018. Kemudian ia menambahkan, “Selama syarat-syarat itu dipenuhi silahkan saja (maju mencalonkan diri sebagai calon presiden), tapi rakyat yang akan menentukan.”

Hasto Kristiyanto berpendapat, jika tindakan Amien Rais maju sebagai calon presiden 2019 bukanlah ancaman bagi Jokowi. Karena sebelumnya Amien Rais juga pernah mencalonkan diri.

Ketika ditanyai tentang tantangan Amien Rais, Hasto Kristiyanto mengembalikan hal tersebut kepada masyarakat. Menurutnya rakyat sudah cerdas untuk menilai pemimpin yang baik.

“Kita ini kan berkebudayaan timur, apalagi sedang puasa, rakyat akan melihat pemimpin-pemimpin mana yang baik, yang menyatukan pemimpin, yang tersenyum ketika dikritik, dihujat atau pemimpin yang memecah belah.

Buktinya elektabilitas pak Jokowi tertinggi” Katanya. Hasto Kristiyanto juga tidak masalah jika seandainya ada partai politik pendukung Jokowi berpindah menjadi pendukung Amien Rais.

Karena menurutnya, itu merupakan kedaulatan suatu partai politik. Hal itu juga akan menjadi penilaian masyarakat.

Masyarakat bisa menilai, partai yang berpindah-pindah tersebut tidak konsisten. “Ya setiap partai berdaulat menentukan siapa calon pemimpinnya.

Ketika sebuah partai menentukan mendukung pak Jokowi, tentu harus disertai dua kajian, suasana kebatinan yang baik, bahwa pak Jokowi mendapat dukungan kuat dari rakyat.

Ketika partai berpindah-pindah menjadi bunglon, rakyat akan tahu mana partai konsisten mana yang hanya kejar kekuasaan” Katanya.

Viva Yoga Mauladi, selaku Wakil Ketua Umum PAN mengatakan bahwa, PAN serius akan mencalonkan Amien Rais sebagai calon presiden di Pemilihan Presiden 2019.

Karena Amien Rais dianggap memiliki integritas untuk menjadi presiden Indonesia. “Pak Amien memiliki integritas sebagai pemimpin nasional, cinta NKRI dan cinta rakyat Indonesia,” kata Viva Yoga Mauladi pada Hari Minggu tanggal 10 Juni 2018.

Meksipun demikian, ternyata calon presiden yang diajukan oleh PAN tidak tunggal. Tokoh PAN lainnya juga akan diusul.

Seperti Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, mantan Ketua Umum PAN Hatta Rajasa, dan Ketua Dewan Penasehat PAN Sutrisno Bachir.

Amien Rais pun telah mengetahui hal itu. Namanya merupakan salah satu dari empat calon yang akan diusul oleh PAN.

Amien Rais juga pernah mengatakan bahwa ia merupakan salah satu calon dari empat calon lainnya. Amien Rais mengatakan hal tersebut ketika mengikuti acara buka bersama.

Kader PAN yang diadakan di rumah dinas Zulkifli Hasan, Kompleks Widya Chandra, Jakarta pada Hari Sabtu tanggal 9 Juni 2018.

Bagi kalian yang ingin update seputar berita terkini, silahkan kunjungi terus Matadjurnal.com.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *